WHO : Waspadahi Resistensi Pengobatan Tuberculosis
WHO (Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization) menghimbau kepada negara-negara Asia untuk mulai bergerak melawan ancaman resistensi terhadap obat tuberculosis atau dikenal dengan TB. Mereka juga memperingatkan, timbulnya penyebaran varian TB yang lebih ganas jika gagal menghadapi hal tersebut.
Banyak negara-negara Asia yang masih kekurangan fasilitas laboratorium memadai untuk mendeteksi resistensi terhadap pengobatan TB. Diperkirakan hanya 1% dari 150.000 orang yang terinfeksi negara Asia Timur dan Pasifik yang memperoleh pengobatan yang memadai.
Karena kurangnya perhatian menanggulangi resistensi pengobatan TB dapat mengakibatkan penyebaran dalam jumlah yang banyak, lalu berkembang menjadi resistensi terhadap seluruh pengobatan yang efektif.
Seperti pada tahun 2005 di Afrika Selatan ditemukan kasus resistensi pengobatan TB yang kemudian kebal sama sekali terhadap seluruh obat. Sehingga mengakibatkan 52 orang meninggal dunia.
dikutip dari perempuan.com






























