Menristek: Blue Energy Mirip Solar
Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman menyatakan, hasil pengujian satu jerigen blue energi yang dilakukan di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) BPPT, ternyata mirip solar.
Dalam pemaparannya kepada pers di Jakarta, Senin (2/6), Kusmayanto Kadiman menjelaskan, sebelumnya BTMP mendapat kiriman satu jerigen blue energy dari Masyarakat Indonesia Bersatu (MIB).
Satu jerigen blue energy tersebut adalah produk dari para peneliti yang mengatakan hasil itu dari pengubahan air menjadi bahan bakar.
Kemudian satu jerigen bahan bakar blue energy itu di BTMP dilakukan analisa laboratorium untuk mengetahui apa saja komponen-komponen yang terkandung di dalamnya. Pengujian tersebut dilakukan dengan mengacu standar internasional ECE R-24 untuk unjuk kerja dan ECE R-83 untuk emisi gas buang.
Setelah dikenali dengan alat-alat ukur yang dimiliki BTMP, selanjutnya bahan bakar tersebut diuji menggunakan kendaraan bermotor (mobil Isuzu Panther). Dalam proses pengujian, kendaraan itu dihidupkan seolah-olah berjalan, karena di BTMP sudah memiliki alat untuk dapat mensimulasi walaupun mobilnya relatif diam, artinya tidak bergerak tetapi bannya terus berputar.
Kemudian disimulasikan seolah-olah mobil tersebut berjalan, misalnya di tengah kota Jakarta, di jalan tol dan lain-lain.
Menurut menteri, dari hasil pengujian tersebut, bahan berisi satu jerigen yang disebut blue energy itu kinerjanya pada waktu dipakai untuk menggerakan mobil Isuzu Panther tidak banyak berbeda dari bahan bakar solar.
”Jadi satu jerigen bahan bakar yang kami terima setelah dilakukan pengujian, ternyata hasilnya tidak banyak berbeda dari bahan solar yang sudah kita kenal,” ungkapnya.






























